Bcara tahu kapan pelanggan Anda harus balik lagi, dan udah nyiapin pesan WhatsApp yang tinggal kirim. Nggak perlu buka dashboard, nggak perlu mikirin kata-kata.
Dibangun untuk bisnis appointment-based Anda
Kebanyakan pemilik usaha nggak tahu jawabannya — karena biayanya nggak pernah muncul di laporan keuangan.
Dari 5 bisnis appointment-based yang kami datengin langsung (klinik, dokter gigi, salon, pet groomer), cuma 1 yang pernah kirim pesan personal ke pelanggan lama. Sisanya cuma promo blast generik.
Sumber: riset lapangan pendiri Bcara, 2026 — observasi awal, belum jadi studi berskala besar.Nggak ada integrasi rumit. Nggak ada yang perlu dipelajari pelanggan Anda.
Data pelanggan dan layanan terakhir — manual dulu juga nggak masalah, nggak perlu integrasi rumit buat mulai.
Otomatis tahu kapan pelanggan itu harus balik, berdasarkan jenis layanan dan siklus kunjungan mereka.
Pesan personal via WhatsApp udah disiapin, nyebut nama dan layanan terakhir — Anda yang mutusin kapan kirim.
Reminder software sebenarnya udah banyak. Yang jarang: benar-benar dipakai.
Nggak ada biaya tambahan per-fitur yang bikin kaget di akhir bulan. Bcara dibangun buat usaha kecil, bukan enterprise SaaS — harga akan disesuaikan dengan itu.
Harga pastinya belum ditentukan — peserta beta akan jadi yang pertama tahu, dengan harga khusus early adopter.
Ikut Beta & Dapat Harga KhususIsi form di samping, dan tim kami akan hubungi Anda langsung lewat WhatsApp untuk mulai onboarding — nggak ada komitmen, gratis selama masa beta.
Kami memproses data Anda sesuai Kebijakan Privasi kami.
Nggak. Semua lewat WhatsApp yang udah mereka pakai sehari-hari.
Untuk sekarang, iya — tinggal satu tap kirim. Bcara yang nyiapin pesannya, Anda yang mutusin kapan dan ke siapa dikirim.
Bisa, Bcara berdiri sendiri dan tidak wajib terintegrasi dengan sistem kasir/POS Anda.
Data kunjungan pelanggan dimasukkan manual dulu di awal — nggak perlu integrasi rumit buat mulai pakai Bcara.
Bcara dibangun oleh solo founder di Indonesia, untuk pemilik usaha yang sibuk ngurus operasional sehari-hari dan nggak sempat mikirin retensi pelanggan.
Nggak perlu kartu kredit. Nggak ada komitmen jangka panjang.